Cara Mencari Gagasan Pokok dalam Setiap Tulisan - Pijar Article
Paket Belajar
Blog
Tes Minat Bakat
Info Lainnya
Masuk

Share :

link iconwa iconfb icontwitter icon

Cara Mencari Gagasan Pokok dalam Setiap Tulisan

| 0 minute read
Cara Mencari Gagasan Pokok dalam Setiap Tulisan image

Setiap tulisan pasti memiliki gagasan pokok yang tertulis dalam kalimat utama. Keberadaan kalimat utama ini menjadi inti dari seluruh tulisan. Dengan mengetahui kalimat utama, kamu bisa memahami keseluruhan tulisan dengan lebih mudah. Tapi, bagaimana cara menemukan gagasan utama dalam sebuah tulisan?  


Supaya Sobat Pijar nggak bertanya-tanya lagi, berikut penjelasan mengenai apa itu gagasan pokok, perbedaannya, hingga jenis-jenisnya yang bisa disimak. Yuk, belajar bersama! 


Baca juga: Pengertian Debat beserta Struktur, Unsur, dan Jenisnya


Apa Itu Gagasan Pokok 

Sebelum mencari tahu cara mencari gagasan utama, kamu harus tahu dulu apa itu gagasan pokok. Secara sederhana, gagasan pokok adalah gagasan utama yang ada dalam sebuah tulisan. Ide tersebut juga menjadi gambaran keseluruhan atau garis besar isi tulisan yang ingin disampaikan. 


Dalam sebuah paragraf, gagasan utama sering disebut juga sebagai kalimat utama. Sementara itu, kalimat lain dalam paragraf tersebut dianggap sebagai kalimat pendukung. Keberadaan kalimat pendukung sendiri bertujuan untuk menjelaskan ide utama tulisan.  


Oleh karena itu, menemukan gagasan utama dalam setiap paragraf sebenarnya bukan hal yang sulit. Dibandingkan dengan kalimat lainnya, keberadaan kalimat utama cukup menonjol, sehingga kamu bisa langsung mengetahuinya saat membaca. 



Perbedaan Kalimat Utama dan Kalimat Pendukung 

Secara umum, kamu bisa mencari kalimat utama dengan melihat bentuk kalimat dan perbandingannya dengan kalimat lain. Kalimat utama memiliki arti yang jelas dan cenderung bisa berdiri sendiri, sedangkan kalimat penjelas harus mengacu pada kalimat utama agar bisa dipahami. 


Agar lebih mudah mengetahui perbedaan kalimat utama dan pendukung, kamu bisa mengacu pada dua poin berikut ini. 


1. Kalimat Utama Bersifat Umum

Sebuah kalimat utama biasanya bersifat umum, sehingga kamu bisa menuliskan gagasan tersebut dalam satu kalimat saja. Kalimat yang memuat gagasan pokok disebut juga sebagai kalimat utama.  


Keberadaan kalimat penjelas bertujuan agar informasi yang disampaikan bisa lebih rinci. Namun, tidak menutup kemungkinan juga kalau kalimat utama bisa berdiri sendiri. 


2. Kalimat Pendukung Tidak Dapat Berdiri Sendiri 

Kebalikan dari kalimat utama, kalimat pendukung adalah ide tambahan yang berkembang dari gagasan pokok. Oleh karena itu, kalimat pendukung berisi informasi pelengkap atau keterangan lain yang memperkuat kalimat utama. 


Kemudian, gagasan pendukung juga tidak bisa berdiri sendiri. Jika suatu kalimat pendukung disampaikan tanpa adanya kalimat utama, maka maknanya menjadi rancu atau kurang jelas. Selain itu, kalimat pendukung biasanya berupa contoh, kronologi kejadian, atau data pendukung. 

 

Cara Menemukan Gagasan Pokok dalam Tulisan 

 

Secara umum, menemukan gagasan utama suatu tulisan memang tidak sulit. Akan tetapi, beberapa tulisan memiliki gagasan pokok yang cukup tricky untuk ditemukan. Nah, kalau kamu menemukan tulisan seperti itu, kamu bisa mencoba langkah-langkah berikut ini untuk menemukan gagasan utamanya: 


1. Baca dengan Teliti 

Pertama, baca tulisan tersebut dengan teliti dan cermat. Perhatikan setiap kalimat yang ada dalam paragraf. Dengan cara ini, kamu bisa mengetahui kalimat mana yang merupakan gagasan pokok dan kalimat mana yang merupakan gagasan pendukung. 


Jangan khawatir kalau kamu tidak menemukannya dalam satu kali baca. Kamu bisa membaca tulisan tersebut dua–tiga kali sesuai dengan kebutuhanmu. Pada tahap ini, kamu bisa menganalisis dulu jenis gagasan yang ada dalam tulisan tersebut. Apakah termasuk jenis gagasan induktif, deduktif, atau campuran? 


Semakin sering berlatih dan membaca akan semakin mudah untuk mengidentifikasi jenis gagasan pada tulisan yang kamu baca. 


2. Temukan Kalimat Utama Setiap Paragraf 

Setelah mengetahui jenis gagasan, akan lebih mudah untuk menemukan kalimat utama dalam paragraf tersebut. Kalau tulisannya termasuk jenis deduktif, artinya kamu perlu memperhatikan kalimat akhir paragraf. Kalau jenis induktif, maka perhatikan kalimat awal paragraf. 


Begitu juga jika jenis tulisannya termasuk gagasan campuran. Maka kamu perlu memperhatikan kalimat pembuka dan kalimat penutup paragraf tersebut. Dengan cara ini, menemukan gagasan pokok bisa jadi lebih cepat dan mudah. 


3. Temukan Kalimat Pendukung 

Kalau menemukan kalimat utama masih cukup sulit, kamu bisa melakukan hal yang sebaliknya. Cobalah untuk menemukan kalimat pendukung. Umumnya, kalimat pendukung adalah kalimat yang berupa pernyataan rinci atau detail. 


Kamu juga bisa menemukan kalimat pendukung dengan mencari kata-kata berikut ini di dalam tulisan: yakni, seperti, sebagai contoh, contohnya, selain itu, artinya, misalnya, akibatnya, misalkan, yaitu, dan sebagainya. 


4. Ubah Menjadi Kalimat yang Lebih Inti 

Sampai tahap ini, kamu pasti sudah menemukan kalimat utama dari setiap paragraf. Terakhir, untuk menemukan gagasan pokok tulisan, kamu harus membuat kalimat yang lebih inti lagi. Sehingga, gagasan yang kamu sampaikan tidak menjadi terlalu panjang. 


Untuk menemukan kalimat utama suatu tulisan, kamu perlu mengumpulkan dulu kalimat utama setiap paragraf. Biasanya, kumpulan kalimat utama ini masih terlalu panjang untuk menjadi gagasan pokok. Karena itu, kamu perlu mengubah kumpulan kalimat tersebut menjadi kalimat yang lebih inti lagi. 

 

Tips Untuk Membuat Gagasan Pokok

Sekarang, kamu sudah bisa menemukan gagasan pokok dari suatu tulisan. Supaya hasil kalimat utama yang kamu buat lebih pas, kamu bisa mengikuti tips tambahan berikut ini: 


1. Pastikan Setiap Paragraf Berkaitan 

Saat mencari gagasan pokok sebuah tulisan, kamu perlu menemukan kalimat utama di setiap paragraf terlebih dahulu. Setelah itu, kalimat-kalimat tersebut perlu kamu satukan menjadi satu paragraf inti. Akan tetapi, bisa saja kamu menemukan satu kalimat yang terasa aneh saat dibaca ulang. 


Kalimat yang aneh tersebut disebut juga sebagai kalimat sumbang. Artinya, kalimat tersebut sebenarnya bukan kalimat utama atau bahkan tidak berhubungan sama sekali. Oleh karena itu, kamu perlu memeriksa ulang tiap kalimat untuk menemukan kalimat utama yang lebih tepat. 


2. Gagasan Pokok Bisa Beraneka Bentuk 

Umumnya, gagasan pokok disampaikan dalam bentuk tulisan. Tapi, penyampaian gagasan ini juga bisa dalam bentuk lain. Seperti tabel, gambar, grafik, kurva, atau bentuk infografis lainnya. Agar lebih akurat, kamu juga bisa memberikan kalimat penjelas. 


3. Pahami Pesan Tersirat 

Dalam beberapa tulisan, gagasan pokok tidak selalu terpampang jelas di awal atau akhir paragraf. Bisa saja penulis menuliskan gagasan utamanya secara tersirat di dalam tulisan. Karena itu, kamu harus lebih jeli lagi dalam memahami tulisan. 


Jika perlu, kamu juga bisa mempertimbangkan informasi lain yang penulis sampaikan. Seperti aktivitas, suasana, atau hal-hal lain yang dapat kamu temukan. Dengan begitu, pengetahuan yang kamu dapat juga jadi lebih baik dan terasah. 


Baca juga: Cara Membuat Karya Ilmiah: Pengertian, Tujuan, Fungsi, Ciri Ciri

____________________________________________________


Itu dia pengertian gagasan pokok dan cara mencari gagasan pokok dalam teks yang perlu kamu tahu. Bagaimana? Mudah, bukan? Yuk, pelajari lebih lanjut tentang gagasan pokok dan materi Bahasa Indonesia lainnya bersama Pijar Belajar!


Pijar Belajar merupakan aplikasi belajar yang menyediakan banyak latihan soal untuk siswa SD, SMP, dan SMA, lengkap dengan pembahasannya. Wah, paket lengkap sekali, ya!


Yuk, download Pijar Belajar sekarang dan rasakan keseruan belajar!

Artikel Lainnya

 image

 image

 image

 image