Cara Melatih Daya Juang Anak Sejak Dini - Pijar Article
Paket Belajar
Blog
Tes Minat Bakat
Info Lainnya
Masuk

Share :

link iconwa iconfb icontwitter icon

Cara Melatih Daya Juang Anak Sejak Dini

| 0 minute read
Cara Melatih Daya Juang Anak Sejak Dini image

Queenrides bersama dengan Pijar Belajar baru saja mengadakan webinar seru untuk para orang tua, lho. Webinar tersebut diadakan pada hari Sabtu, 5 November 2022 pukul 10.00–11.30 WIB. 


Nah, tema webinar kali ini adalah “Melatih Daya Juang Anak” yang tentunya diisi dengan narasumber berkualitas, yaitu Ibu Vera Itabiliana Hadiwidjojo yang berprofesi sebagai Psikolog Anak dan Remaja. Yuk, intip keseruan Webinar Queenrides & Pijar Belajar kali ini! 


Baca juga: Kenali Gaya Belajar Anak bersama Queenrides dan Pijar Belajar, Yuk!


Apa itu Daya Juang?

Kamu mungkin kerap mendengar kata juang dari pahlawan dan tindakan heroik lainnya, ya. Hal itu tidaklah salah, kok. Berbicara tentang daya juang memang biasanya berhubungan dengan sikap-sikap gigih dan tidak mudah menyerah.


Daya juang mungkin bisa diartikan sebagai adversity quotient. Dalam psikologi, istilah adversity quotient merupakan kemampuan untuk bertahan dalam menghadapi kesulitan, kegagalan, hambatan, tantangan sekaligus mengubah kesulitan atau kegagalan tersebut menjadi peluang untuk meraih keberhasilan. 


Jadi, kamu bisa mengartikan daya juang bukan hanya tindakan bisa bertahan, tetapi juga bisa beradaptasi terhadap kesulitan dan mengubahnya menjadi peluang untuk mendapatkan lebih. 


Seperti Apa Ciri-Ciri Orang Berdaya Juang Tinggi?

Penasaran, nggak sih, seperti apa ciri-ciri orang yang memiliki daya juang tinggi? Apakah kalau kita kuat menerima kesulitan termasuk orang yang berdaya juang tinggi? Nah, supaya kamu nggak bertanya-tanya lagi, berikut ciri-ciri orang berdaya juang tinggi. 


  • Optimis, gigih, dan ulet dalam menghadapi masalah. 
  • Berpikir dan bertindak secara matang dan bijaksana. 
  • Dapat memotivasi diri sendiri. 
  • Berani mengambil resiko saat menghadapi tantangan dan perubahan hidup. 
  • Bekerja dengan semangat tinggi, berorientasi pada masa depan dan memiliki komitmen untuk maju. 
  • Disiplin. 
  • Mengatakan hal-hal yang optimis dalam menghadapi masalah. 


Lalu, bagaimana ciri orang yang berdaya juang rendah? Ini dia ciri-cirinya! 


  • Pesimis dan mudah frustasi dalam menghadapi masalah. 
  • Berpikir dan bertindak cenderung tidak kreatif dan tidak berani mengambil resiko. 
  • Menyalahkan orang lain jika terjadi suatu masalah. 
  • Cenderung lari dari masalah. 
  • Bekerja dengan tidak semangat dan tidak ambisius. 
  • Cenderung emosional dalam melakukan pekerjaan. 
  • Tidak berorientasi pada masa depan dan menghindari tantangan. 
  • Mengatakan hal-hal yang pesimis dalam menghadapi masalah. 


Tipe Anak Berdasarkan Adversity Quotient 

Paul G. Stoltz, seorang penulis buku psikologi, membagi kriteria anak berdasarkan adversity quotient ke dalam tiga kelompok, yaitu quitters, campers, climbers


Anak-anak dengan tipe quitter memiliki karakteristik yang cenderung mudah menyerah saat menemui kesulitan. Misalnya, saat akan menghadapi ujian mata pelajaran yang dirasa sulit, mereka cenderung akan malas belajar karena merasa percuma. 


Kalau tipe quitter cenderung untuk menyerah di awal dan merasa putus asa, tipe campers tidak demikian. Orang dengan tipe campers biasanya masih ada semangat juang, tapi jika sudah merasa ada kemajuan sedikit maka mereka akan berhenti sampai di situ saja. 


Kalau kamu justru senang dengan tantangan, mau mengambil resiko, dan tentunya tidak mudah menyerah, maka kamu termasuk ke dalam kelompok tipe climbers, nih. Tentunya anak-anak dengan tipe ini sudah memiliki daya juang dalam diri mereka. 


Cara Melatih Daya Juang Anak Tipe Quitter


Nah, untuk anak-anak dengan tipe ini, berikut adalah cara melatih daya juang yang bisa diterapkan. 


  • Pola asuh demokratis, jadi dalam pola asuh ini orang tua mengajak anak bersama-sama membuat kesepakatan terkait hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan. 
  • Pererat hubungan anak dengan orang tua, hal ini akan membuat anak merasa didukung dan dihargai. 
  • Buat anak merasa “memiliki” masalah yang dihadapi, sehingga mereka menjadi aware dengan masalah mereka. 
  • Pahami apa yang dirasakan anak, cobalah ajak anak berbicara dari hati ke hati sehingga bisa mencari jalan tengah permasalahan dengan baik. 
  • Menawarkan bantuan tapi bukan berarti mengambil alih dalam mengatasi masalah. 


orang tua juga perlu mengetahui penyebab munculnya karakter quitter pada anak. Berikut beberapa penyebabnya, 


  • orang tua terlalu cepat dan sering menyelamatkan anak sehingga anak menyepelekan masalah mereka. 
  • Terlalu takut anak gagal dan tertinggal. 
  • orang tua sering merasa bersalah sehingga mengambil alih masalah anak. 
  • Takut dibenci oleh anak. 
  • Terlalu sering memaklumi. 
  • Terkadang orang tua terlalu sering mengambil jalan pintas. 


Cara Orang Tua Melatih Daya Juang Anak

Jika sebelumnya kita membahas mengenai cara melatih daya juang anak berkarakter quitter, saat ini kita akan membahas cara melatih daya juang anak secara umum yang bisa dilakukan orang tua. 


Cara pertama adalah dengan membangun atau mempererat hubungan anak dengan orang tua. Hubungan keluarga akan menjadi wadah utama untuk anak mengenali dirinya sendiri. Jika anak merasa dekat dan dihargai oleh keluarganya, maka mereka pun akan lebih yakin dengan dirinya sendiri. 


Cara kedua adalah buatlah anak merasa dihargai dan diterima. Jika anak selalu dikritik oleh keluarga, tentu mereka akan berpikir “ah aku emang nggak bisa”. Akhirnya, mereka jadi nggak yakin akan bisa menghadapi setiap masalahmu. Oleh karena itu, sebaiknya berilah apresiasi kepada mereka. 


Kemudian, setelah anak mereka dihargai, mereka pun akan tahu kualitas diri mereka baik. Setelah itu, barulah daya juang mereka akan terbangun dan terbentuk. 


Baca juga: Belajar Cara Mengasuh Anak di Era Digital bersama Pijar Belajar dan Queenrides


______________________________________________


Nah, itu dia berbagai cara melatih daya juang anak yang bisa diterapkan orang tua. Bermanfaat sekali, ya, penjelasan Ibu Vera Itabiliana Hadiwidjojo dalam webinar Queenrides x Pijar Belajar kali ini. 


Buat kamu yang ketinggalan mengikuti webinar tersebut, tak perlu khawatir! Pantau terus Instagram Pijar Belajar untuk informasi mengenai webinar Queenrides selanjutnya, ya! See you there, guys! 

Artikel Lainnya

 image

 image

 image

 image