Persebaran Flora dan Fauna di Indonesia Beserta Karakteristiknya - Pijar Article
Paket Belajar
Blog
Tes Minat Bakat
Info Lainnya
Masuk

Share :

link iconwa iconfb icontwitter icon

Persebaran Flora dan Fauna di Indonesia Beserta Karakteristiknya

| 0 minute read
Persebaran Flora dan Fauna di Indonesia Beserta Karakteristiknya image

Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki kekayaan flora dan fauna. Keragaman flora dan fauna itu tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Tapi, Sobat Pijar sudah tahu belum, ternyata persebaran flora dan fauna di Indonesia memiliki karakteristik yang berbeda-beda, lho, di setiap wilayahnya. 


Manusia di tiap wilayah saja memiliki karakteristik yang berbeda-beda, mulai dari warna kulit, model rambut, hingga mata pencahariannya. Hal yang sama juga terjadi pada flora dan fauna, nih. Wah, seperti apa ya persebaran flora dan fauna di Indonesia itu? Kita bahas sama-sama, yuk! 


Baca juga: Proses Terjadinya Hujan Seperti Apa, Ya?


Persebaran Flora dan Fauna di Indonesia

Berdasarkan karakteristik tiap wilayahnya, persebaran flora dan fauna di Indonesia terbagi menjadi tiga, yaitu persebaran flora dan fauna di paparan sunda, peralihan, dan paparan sahul. 


Ketiga wilayah ini dipisahkan oleh dua garis, yaitu garis wallace yang memisahkan daerah paparan sunda dan peralihan dan garis weber yang memisahkan daerah peralihan dan paparan sahul. 


Supaya Sobat Pijar lebih terbayangkan bagaimana pembagiannya, berikut gambaran peta Persebaran Flora dan Fauna di Indonesia. 


Peta Persebaran Flora dan Fauna di Indonesia (Sumber: Pijar Belajar)


Kira-kira kenapa, ya, persebaran flora dan fauna di Indonesia terbagi ke dalam tiga wilayah? Pembagian tiga wilayah persebaran flora dan fauna di Indonesia ini disebabkan oleh adanya persamaan kondisi geografis dan karakteristik flora dan fauna di tiap wilayahnya. 


Pada awalnya seluruh benua merupakan satu kesatuan, namun akhirnya terpisahkan akibat adanya pergeseran lempeng tektonik bumi. Nah, karena itulah beberapa wilayah yang dulunya menyatu memiliki karakteristik yang sama. Misalnya seperti pulau Sumatera dan Jawa yang dulunya menyatu sehingga karakteristik flora dan faunanya serupa. 


Kita kenalan lebih jauh, yuk, dengan masing-masing wilayah persebaran flora dan fauna di Indonesia. 


Flora dan Fauna Paparan Sunda (Asiatis)

Wilayah persebaran flora dan fauna di Indonesia yang pertama kita bahas adalah Paparan Sunda atau Dataran Sunda. Kalau Sobat Pijar lihat dalam peta persebaran flora dan fauna sebelumnya, wilayah Paparan Sunda meliputi Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, berserta laut dan pulau-pulau kecil disekitarnya. 


Nah, pulau-pulau dalam wilayah Paparan Sunda ini dulunya terhubung langsung dengan Benua Asia. Oleh karena itu, Paparan Sunda juga dapat disebut dengan wilayah Asiatis. 


Sebagai wilayah yang dulunya menyatu, flora dan fauna dalam wilayah Paparan Sunda ini memiliki karakteristik yang mirip satu dengan lainnya. Hal ini disebabkan oleh karakteristik geografisnya yang mirip. Berikut ciri-ciri flora dan fauna wilayah Paparan Sunda. 


Ciri-Ciri Flora Paparan Sunda dan Contohnya

  • Bersifat heterogen (beragam), wilayah Paparan Sunda sebagian besar terdiri dari iklim hutan hujan tropis dengan curah hujan dan penyinaran matahari yang tinggi. Oleh karena itu, wilayah paparan sunda memiliki jenis tanaman yang sangat beragam karena tanahnya sangat subur. 
  • Tanaman berukuran besar dan daun lebat, curah hujan yang tinggi dan adanya penyinaran matahari yang stabil sepanjang tahun membuat vegetasi di wilayah asiatis atau paparan sunda dapat tumbuh lebih besar dan tinggi serta berdaun lebat. 


Beberapa contoh flora paparan sunda atau asiatis adalah pohon kayu besi, rafflesia arnoldii (bunga bangkai), pohon mahoni, pohon jati, pohon meranti, anggrek, kantong semar, dan sebagainya. 


Ciri-Ciri Fauna Paparan Sunda dan Contohnya

  • Hewan berbadan besar, suburnya vegetasi di daerah Paparan Sunda membuat fauna di daerah tersebut lebih memiliki postur tubuh yang besar. Selain itu, luasnya area hutan tropis di Paparan Sunda juga membuat fauna aktif bergerak dan membentuk postur tubuh yang besar. 
  • Fauna berbulu, tingginya curah hujan di daerah Paparan Sunda membuat fauna di dalamnya memiliki bulu yang lebat sebagai perlindungan dari suhu dingin. 
  • Tidak memiliki kantung di tubuhnya, fauna atau hewan di Paparan Sunda jarang atau bahkan hampir tidak ada yang memiliki kantung. 
  • Didominasi jenis kera dan reptil, banyaknya pohon besar dan tinggi menjadi habitat yang cocok untuk kera dan reptil. 


Dikarenakan wilayah Paparan Sunda didominasi oleh hutan hujan tropis, wilayah ini pun memiliki jenis fauna yang sangat beragam juga. Adapun, beberapa contoh fauna di paparan sunda meliputi orang utan, kera, gajah, harimau, tapir, kuda nil, jerapah, dan sebagainya. 


Flora dan Fauna Peralihan

Berbeda dengan wilayah paparan sunda yang sebelumnya terhubung dengan Benua Asia, wilayah peralihan merupakan wilayah yang sebelumnya tidak terhubung dengan wilayah manapun atau bisa dibilang sudah terpisah dengan wilayah paparan sunda dan sahul. Makanya, flora dan fauna wilayah peralihan biasanya unik atau beda dari yang lain, lho


Wilayah peralihan sendiri mencakup wilayah Indonesia bagian tengah, seperti Pulau Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, dan sekitarnya. Kenalan dengan ciri-ciri flora dan fauna peralihan, yuk! 


Ciri-Ciri Flora Peralihan dan Contohnya

  • Didominasi vegetasi savana, daerah peralihan memiliki curah hujan yang rendah sehingga fauna yang mendominasi cenderung tidak rimbun dan berbentuk savana. 
  • Tumbuhan berukuran kecil dengan daun pendek, sedikitnya curah hujan di wilayah Peralihan membuat bentuk floranya cenderung tidak besar dan daunnya pendek atau tidak rimbun. 
  • Karakteristik tanaman tidak memerlukan banyak air, sebagai bentuk adaptasi dengan curah hujan yang sedikit, tanaman di wilayah ini juga cenderung tidak memerlukan banyak air untuk tumbuh. 


Beberapa contoh flora wilayah peralihan meliputi tanaman bakau, kayu manis, kayu eboni, tanaman lontar, dan cengkeh. 


Ciri-Ciri Fauna Peralihan dan Contohnya

  • Merupakan hewan endemik, wilayah Peralihan pada awalnya sudah terisolasi dari wilayah di sekitarnya, sehingga memiliki fauna yang endemik atau khas, contohnya seperti komodo. 
  • Didominasi oleh jenis burung, wilayah Peralihan juga didominasi oleh fauna jenis burung yang cukup khas, contohnya seperti burung maleo. 
  • Hewan tidak berbulu atau berbulu sangat tipis, dikarenakan curah hujan yang rendah, wilayah peralihan menjadi cenderung bersuhu panas sehingga memiliki fauna yang berbulu sangat tipis atau tidak berbulu. 


Dikarenakan wilayah peralihan sudah terisolasi lebih dulu dengan berbagai wilayah lainnya, fauna di wilayah peralihan pun cukup unik dan hanya dapat ditemui di wilayah peralihan saja. Beberapa di antaranya seperti komodo, anoa, kuskus beruang, burung maleo, babirusa, soa-soa layar, tarsius, burung kakatua, dan sebagainya. 


Flora dan Fauna Paparan Sahul (Australis)

Wilayah persebaran flora dan fauna di Indonesia yang terakhir adalah wilayah Paparan Sahul atau Dataran Sahul. Paparan sahul adalah istilah untuk menunjuk pada terhubungnya

wilayah sebelah timur Indonesia dengan Benua Australia sehingga disebut juga dengan wilayah Australis. 


Wilayah Paparan Sahul sendiri meliputi Laut Timor menyambung ke Timur di laut Arafura yang menyambung dengan Pulau Papua di bagian timur. Nah, Paparan Sahul ini memiliki tingkat curah hujan yang relatif rendah dan kelembaban udara yang rendah juga, lho. Hal ini pun mempengaruhi jenis flora dan fauna yang ada di sana. 


Ciri-Ciri Flora Paparan Sahul dan Contohnya

  • Didominasi oleh vegetasi yang ada di Australia, Paparan Sahul pada awalnya tergabung dengan benua Australia sehingga flora yang ada pun mirip dengan yang ada di Australia. 
  • Vegetasi yang ada merupakan vegetasi pegunungan, wilayah Paparan Sahul memiliki bentuk relief yang didominasi oleh wilayah pegunungan, sehingga vegetasi yang ada beradaptasi dengan hal itu. 


Beberapa contoh flora Paparan Sahul meliputi pohon eucalyptus, pohon sagu, pohon matoa, dan sebagainya. 


Ciri-Ciri Fauna Paparan Sahul dan Contohnya

  • Memiliki fauna khas seperti Australia, contohnya kanguru dan koala. 
  • Mamalia berukuran kecil, contohnya seperti reptil. 
  • Banyak fauna berkantung, hal ini dikarenakan di wilayah Australia memiliki fauna endemik dengan ciri berkantung. 
  • Didominasi oleh berbagai burung, Paparan Sahul juga memiliki banyak burung khas seperti cendrawasih dan kasuari. 
  • Jarang sekali ada kera atau monyet, hal ini disebabkan oleh kurangnya vegetasi dengan bentuk tinggi dan besar yang menjadi habitat kera dan monyet. 


Beberapa contoh fauna Paparan Sahul meliputi kanguru, burung cendrawasih, burung kasuari, koala, dan berbagai reptil. 


Faktor yang Mempengaruhi Persebaran Flora dan Fauna

Terdapat berbagai faktor yang mempengaruhi persebaran flora dan fauna di Indonesia. Berikut Pijar Belajar rangkum berbagai faktor yang mempengaruhi persebaran flora dan fauna. Berbagai faktor ini umumnya berpengaruh pada habitat dan kemampuan beradaptasi flora dan fauna. 


  • Unsur klimatik, yaitu faktor yang berhubungan dengan iklim. Unsur klimatik yang mempengaruhi persebaran flora dan fauna adalah curah hujan, suhu, angin, hingga kelembaban udara.
  • Faktor edafik, yaitu faktor yang berhubungan dengan tanah. 
  • Faktor relief bumi (geografis), seperti wilayah perbukitan, tanah lapang, dan sebagainya. 
  • Faktor makhluk hidup, seperti pembabatan hutan secara liar yang tanpa sadar membuat flora dan fauna dapat terancam punah atau bermigrasi ke habitat yang baru. 


Baca juga: Pengertian Ekosistem, Komponen Penyusun, dan Macam-Macamnya


_____________________________________________


Wah, ternyata menarik sekali ya persebaran flora dan fauna di Indonesia. Dengan kekayaan flora dan fauna yang ada di Indonesia, kita sebagai warga negara Indonesia harus turut aktif menjaga kelestariannya, ya! 


Tertarik untuk belajar lebih banyak tentang flora, fauna, dan geografis Indonesia? Sobat Pijar bisa banget mulai berlangganan Pijar Belajar, nih! Pijar Belajar merupakan aplikasi belajar terlengkap untuk SD, SMP, dan SMA yang bisa kamu akses kapan saja dan dimana saja. 


Pijar Belajar juga memiliki banyak materi, latihan soal, dan video pembahasan yang bisa kamu simak, lho. Yuk, mulai berlangganan Pijar Belajar sekarang juga! 



Referensi: 

E-Modul Persebaran Flora - Fauna di Indonesia dan Dunia, Direktorat Pembinaan SMA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, https://repositori.kemdikbud.go.id/20645/1/Kelas%20XI_Geografi_KD%203.2%20%285%29.pdf

2018. 

Modul Pembelajaran Geografi SMA Kelas XI, Direktorat SMA, Direktorat Jenderal PAUD, DIKDAS dan DIKMEN, https://repositori.kemdikbud.go.id/21788/1/XI_GEOGRAFI_KD-3.2_FINAL.pdf, 2020. 

Flora & Fauna International, Indonesia, https://www.fauna-flora.org/countries/indonesia/ 

Artikel Lainnya

 image

 image

 image

 image