Pengertian Manajemen, Unsur, Fungsi, dan Bidang-Bidangnya - Pijar Article
Paket Belajar
Blog
Tes Minat Bakat
Info Lainnya
Masuk

Share :

link iconwa iconfb icontwitter icon

Pengertian Manajemen, Unsur, Fungsi, dan Bidang-Bidangnya

| 0 minute read
Pengertian Manajemen, Unsur, Fungsi, dan Bidang-Bidangnya  image

Pernahkah kamu bercita-cita menjadi seorang manajer? Atau kamu mengenal seseorang yang ingin menjadi manajer? Tahukah Sobat Pijar, menjadi seorang manajer ternyata berkaitan erat dengan prinsip manajemen, lho


Istilah manajemen bukanlah suatu hal asing di masyarakat. Hampir setiap lembaga, baik lembaga bisnis maupun non profit, memiliki manajemen di dalamnya. Tapi, apakah kamu sudah tahu apa pengertian manajemen, prinsip, unsur, hingga fungsi dan bidang manajemen? 


Jika belum, tak perlu khawatir karena sekarang Pijar Belajar mau ajak kamu untuk mengupas tuntas penjelasan mengenai apa itu manajemen dan materi di dalamnya. Simak terus, ya! 

 

Baca juga: Fungsi dan Jenis Badan Usaha yang Ada di Indonesia

 

Pengertian Manajemen 

 

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, pengertian manajemen adalah penggunaan sumber daya secara efektif untuk bisa mencapai sasaran yang dituju. Nah, pengertian manajemen ini juga dipaparkan oleh beberapa ahli. Berikut pemaparannya. 

 

Pengertian Manajemen Menurut Ahli 

Namun, para ahli memiliki definisi pengertian manajemen yang berbeda-beda. Berikut ini adalah beberapa pengertian yang disampaikan oleh para ahli: 


1. Manullang 

Manullang mengatakan kalau manajemen adalah sebuah seni dan ilmu pencatatan, pengorganisasian, penyusunan, pengarahan, dan pengawasan Sumber Daya Manusia dan Sumber Daya Alam agar dapat mencapai tujuan yang sudah ditetapkan. 


2. Karnadi Wargasasmita 

Karnadi Wargasasmita memiliki definisi yang masih cukup mirip dengan Manullang. Katanya, pengertian manajemen adalah mengatur, mengurus, memimpin, dan mengawasi pekerjaan yang mengarah pada tujuan usaha.  


3. Prajudi Atmosudirdjo 

Sedangkan Prajudi Atmosudirdjo mengatakan kalau manajemen adalah menyelenggarakan sesuatu dengan menggerakkan orang, uang, mesin, dan alat sesuai kebutuhan.  


4. Sondang P. Siagian 

Menurut Sondang P. Siagian, pengertian manajemen adalah kemampuan atau keterampilan untuk menemukan suatu hasil dalam rangka mencapai tujuan melalui kegiatan-kegiatan orang lain.  


5. The Liang Gie 

Mirip dengan anggapan Songang P. Siagian, The Liang Gie mengatakan kalau menurutnya, manajemen merupakan proses menggerakkan tindakan-tindakan dalam usaha kerja sama manusia sehingga tujuan yang telah ditentukan benar-benar tercapai.  


6. Harold Koontz dan Cyrill O’Donnel 

Lebih sederhana lagi, Harold Koontz dan Cyrill O’Donnel bilang kalau pengertian manajemen adalah pencapaian tujuan yang ditetapkan terlebih dahulu dengan menggunakan kegiatan orang lain. 

 

7. Marry Perker Follet 

Dan menurut Marry Perker Follet, manajemen adalah seni untuk menyelesaikan segala sesuatu melalui orang lain dalam organisasi.  


8. Henry Fayol 

Terakhir, menurut Henry Fayol, pengertian manajemen adalah proses yang terdiri atas kegiatan merencanakan, mengorganisasikan, menggerakkan sumber daya manusia (SDM), dan mengadakan pengendalian dalam rangka mencapai tujuan. 

 

Nah, dari seluruh pengertian tersebut, bisa disimpulkan kalau pengertian manajemen adalah kelompok kerja yang melakukan kegiatan perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan dengan melibatkan Sumber Daya Manusia dan sumber daya lainnya agar bisa mencapai tujuan tertentu. 

 

Prinsip Manajemen 

Setiap orang yang berkecimpung di dunia manajemen harus memahami prinsip manajemen. Prinsip manajemen merupakan sebuah pedoman kerja dalam melaksanakan manajemen. Sehingga, tujuan yang ingin dicapai bisa lebih mudah didapatkan. 


Setidaknya, ada 15 prinsip utama dalam pengertian manajemen, yaitu pembagian kerja, wewenang dan tanggung jawab, disiplin, kesatuan perintah, kesatuan arah, mengutamakan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi, pemberian upah, pemusatan, jenjang jabatan, tata tertib, keadilan, stabilitas pegawai, inisiatif, dan semangat kerja. 

 

Unsur-Unsur Manajemen 

Setelah memahami pengertian manajemen, kamu juga perlu mengetahui tentang unsur-unsur manajemen. Ada 7 unsur utama manajemen yang sering disebut sebagai 7M. Masing-masing unsur tersebut saling berkaitan satu sama lain dan tidak bisa dipisahkan. Berikut ini adalah 7M dalam manajemen: 


1. Unsur Manusia – Man 

Dalam manajemen, keberadaan manusia adalah hal yang paling penting. Keberadaan manusia memiliki peran krusial dalam sistem operasi. Keberadaan manusia memungkinkan pekerjaan bisa mencapai hasil yang maksimal, tercipta lingkungan yang kondusif, dan melahirkan ide-ide inovatif. 


2. Unsur Bahan – Material 

Bahan baku produksi atau material ini berbeda-beda sesuai dengan ruang lingkup usaha yang dijalani. Semakin baik kualitas bahan bakunya, maka semakin baik juga hasil yang didapat. Oleh karena itu, pemilihan material harus dilakukan dengan cermat dan penggunaannya harus bisa seefektif mungkin. 


3. Unsur Mesin – Machine 

Unsur mesin digunakan untuk memproses bahan baku yang didapat. Agar pekerjaan berjalan dengan maksimal, pembelian dan penggunaan mesin harus direncanakan dengan baik. Contohnya seperti mempertimbangan pembelian mesin yang layak dan tahan lama dengan biaya yang rendah. 


4. Unsur Uang – Money 

Dalam manajemen, unsur uang hampir ada di seluruh bagian, mulai dari biaya gaji karyawan, pembelian bahan baku dan mesin, serta berbagai hal lainnya. Oleh karena itu, pengelolaan uang harus dapat dilakukan dengan bijak dan cermat. 


5. Unsur Metode – Method 

Metode adalah langkah-langkah yang dipilih untuk mengatur jalannya kegiatan. Unsur metode ini harus bisa menciptakan alur kerja yang terstandarisasi, sehingga proses kerja menjadi lebih efisien, memuaskan, dan sesuai dengan tujuan. 


6. Unsur Pasar – Market 

Untuk perusahaan atau bisnis, unsur pasar adalah unsur manajemen yang tidak kalah penting. Bahkan unsur ini dibagi menjadi bagian-bagian kecil yang mencakup perencanaan, pengorganisasian, pengendalian, penerapan program, kebijakan, strategi, dan teknik pemasaran. 


7. Unsur Waktu – Minute 

Dalam bisnis, unsur waktu bisa diukur melalui beberapa cara, mulai dari perkiraan waktu pengenalan produk hingga analisis ketahanan bisnis terhadap persaingan. Penggunaan waktu yang efektif adalah hal penting dalam sebuah bisnis. 


Setiap bagian dari 7 unsur tersebut memang memiliki perannya masing-masing. Meski begitu, setiap unsur juga saling berkaitan dan mempengaruhi unsur lainnya. Oleh karena itu, penerapan manajemen yang baik harus bisa memanfaatkan 7 unsur tersebut sebagai satu kesatuan. 

 

Fungsi-Fungsi Manajemen 

Semakin tinggi tingkatan manajemen, biasanya akan semakin tinggi juga fungsi dan perannya. Sebenarnya, manajemen memiliki fungsi yang beragam. Hanya saja, keseluruhan fungsi tersebut dikelompokkan menjadi 4 hal, yaitu planning, organizing, actuating, dan controlling


1. Fungsi Perencanaan – Planning 

Setiap bisnis atau organisasi pasti punya tujuan. Akan tetapi, ada juga yang belum bisa mendefinisikan tujuannya dengan pasti. Nah, di sini fungsi perencanaan manajemen dibutuhkan. Fungsi perencanaan dalam manajemen harus bisa menentukan tujuan apa yang ingin dicapai. 


Setelah mengetahui tujuan umum, manajemen dapat melakukan pembuatan strategi, pengembangan rencana aktivitas, dan tahapan lain yang diperlukan. Umumnya, proses perencanaan bisa dilakukan dengan menggunakan prinsip 5W1H. 


2. Fungsi Pengorganisasian – Organizing 

Fungsi pengorganisasian dalam manajemen berperan dalam menyusun dan menentukan sumber daya yang akan digunakan untuk mencapai tujuan. Sumber daya ini bisa berupa sumber daya manusia, sumber daya fisik, maupun sumber daya operasional. 


Manajemen yang bertanggung jawab juga harus melakukan pembagian tugas yang jelas untuk SDM perusahaan. Mulai dari menetapkan struktur perusahaan dan wewenang, hingga melakukan perekrutan dan pelatihan SDM. 


3. Fungsi Pengarahan – Actuating 

Fungsi pengarahan juga sering disebut sebagai fungsi pelaksanaan dalam manajemen. Fungsi ini menjadikan pihak manajemen memiliki tanggung jawab untuk melakukan pelaksanaan atau implementasi dari konsep, gagasan, ide, atau rencana yang sudah dibuat sebelumnya. 


Salah satu hal yang perlu dipahami adalah proses pelaksanaan seringkali tidak berjalan mulus. Munculnya hambatan dan kendala adalah sesuatu yang wajar. Akan tetapi, rancangan yang telah disusun tetap harus diupayakan agar bisa berjalan dengan baik. 


4. Fungsi Pengendalian – Controlling 

Terakhir, fungsi manajemen juga mencakup fungsi pengendalian, sehingga manajemen perlu melakukan kontrol dan evaluasi berkala terhadap kinerja organisasi atau perusahaan. Oleh karena itu, jika muncul kendala atau hambatan dalam penerapan manajemen, manajemen dapat mengetahuinya lebih cepat. 


Kemudian, manajemen dapat melakukan analisa mengenai sumber hambatan tersebut dan memberikan saran atau pertimbangan untuk membantu mencari solusi. Dengan begitu, hasil akhirnya bisa sesuai dengan tujuan yang diharapkan. 

 

Bidang-Bidang Manajemen 


Setelah memasuki dunia kerja, kamu akan menyadari bahwa ada banyak sekali bidang-bidang manajemen di perusahaan. Secara umum, terdapat 5 bidang manajemen yang paling sering ditemukan, yaitu: 


1. Manajemen Sumber Daya Manusia 

Sesuai namanya, bidang manajemen Sumber Daya Manusia adalah bidang yang mengurus hal-hal yang berkaitan dengan pekerja sebagai SDM perusahaan. Termasuk di dalamnya perekrutan karyawan sesuai kebutuhan perusahaan, pengembangan karyawan, pelatihan kerja dan sertifikasi, mutasi, gaji karyawan, pemenuhan hak karyawan, dan lain-lain. 


2. Manajemen Keuangan 

Manajemen keuangan adalah bidang manajemen yang mengatur pengelolaan uang perusahaan. Salah satunya seperti memastikan aliran dana perusahaan yang masuk dan keluar berjalan dengan baik. 


Selain itu, manajemen keuangan juga bertanggung jawab untuk membuat laporan keuangan. Nantinya, laporan keuangan tersebut bisa menjadi acuan untuk langkah strategis atau pengembangan bisnis kedepannya. 


3. Manajemen Operasional 

Manajemen operasional bertugas mengatur berbagai hal yang terkait dengan operasional, mulai dari proses produksi, bahan baku, penggunaan alat, hingga metode produksi yang digunakan perusahaan. Manajemen produksi juga harus memperhatikan proses penyimpanan, distribusi barang, hingga perawatan alat yang digunakan. 


Di samping itu, manajemen operasional juga mencakup pertimbangan biaya produksi supaya tidak lebih besar dari harga jual barang. Oleh karena itu, peran manajemen operasional juga sangat krusial dalam sebuah perusahaan. 


4. Manajemen Pemasaran 

Ruang lingkup manajemen pemasaran berkisar pada kegiatan memperkenalkan produk kepada konsumen. Peran manajemen pemasaran sangat penting untuk meningkatkan penghasilan perusahaan. Dalam aktivitasnya, manajemen pemasaran juga melakukan riset pasar, perencanaan pemasaran, analisis SWOT dan analisis lainnya, dan perencanaan promosi.  


5. Manajemen Administrasi 

Terakhir, bidang manajemen yang tidak kalah penting adalah manajemen administrasi. Bidang manajemen ini sangat sering dicari oleh banyak perusahaan. Selain dikenal sebagai manajemen administrasi, peran ini juga sering disebut sebagai manajemen akuntansi. 


Sesuai namanya, manajemen administrasi mencakup kegiatan mengumpulkan, mencatat, melakukan analisa, hingga membuat laporan. Meski terkesan kegiatan dasar, keberadaan manajemen administrasi sangat penting untuk semua perusahaan.  

 

Baca juga: Jenis-Jenis Lembaga Jasa Keuangan di Indonesia dan Manfaatnya

 

________________________________________________

 

Nah, itulah beberapa hal mengenai pengertian manajemen yang perlu kamu tahu. Setelah membaca penjelasan tersebut, apakah kamu tertarik untuk menjadi manajer? Kalau ya, bidang manajemen mana yang menurutmu paling menarik? 


Kamu bisa banget, lho, belajar lebih banyak seputar materi ekonomi dan materi pelajaran lainnya di Pijar Belajar! Pijar Belajar merupakan aplikasi pembelajaran yang menyediakan banyak latihan soal serta video pembahasannya. Pastinya, bersama Pijar Belajar kegiatan belajar jadi lebih menyenangkan!


Yuk, download Pijar Belajar sekarang!

 

 

Referensi 

Manajemen, Ekonomi Kelas X – Yanti Herlinawati, M.Pd - https://repositori.kemdikbud.go.id/22053/1/X_Ekonomi_KD-3.9_Final.pdf - 2020  

Artikel Lainnya

 image

 image

 image

 image