Urutan Lapisan Atmosfer: Apa itu Atmosfer, Urutan, Ciri dan Fungsi - Pijar Article
Paket Belajar
Blog
Tes Minat Bakat
Info Lainnya
Masuk

Share :

link iconwa iconfb icontwitter icon

Urutan Lapisan Atmosfer: Apa itu Atmosfer, Urutan, Ciri dan Fungsi

| 0 minute read
Urutan Lapisan Atmosfer: Apa itu Atmosfer, Urutan, Ciri dan Fungsi image

Sobat Pijar tentu sudah tidak asing lagi dengan meteor. Tapi, kamu tahu tidak ternyata meteor mengalami pengikisan, lho, sebelum jatuh di bumi. Pengikisan ini terjadi karena adanya lapisan atmosfer yang melindungi bumi. 


Hayo, ada yang masih ingat tidak apa itu atmosfer? Atmosfer secara singkat dapat diartikan sebagai lapisan udara yang menyelimuti bumi. Nah, atmosfer ini ternyata memiliki beberapa tingkatan lapisan dengan ciri dan fungsi yang berbeda-beda, lho


Yuk, kita bahas sama-sama mengenai apa itu atmosfer, manfaat, dan urutan lapisan atmosfer beserta ciri-cirinya. 


Apa itu Atmosfer? 

Pengertian atmosfer bisa ditelaah dari asal katanya, lho. Kata atmosfer berasal dari bahasa Yunani, yaitu Atmos yang bermakna uap air atau gas dan Sphaira yang bermakna selimut. Oleh karena itu, atmosfer bisa diartikan sebagai lapisan udara yang menyelimuti bumi. 


Tapi, ternyata atmosfer tidak hanya menyelimuti bumi saja tetapi juga planet-planet lainnya. Hanya saja, komposisi atau kandungan gas atmosfer di tiap planet berbeda-beda. Beberapa komposisi gas atmosfer di bumi meliputi oksigen, karbondioksida, nitrogen, neon, helium, uap air, dan ozon. 


Lapisan atmosfer sendiri menyelimuti bumi mulai dari ketinggian 0 kilometer hingga 560 kilometer di atas permukaan bumi. Oleh karena itu, bisa dibilang keseharian kita pun berada di dalam lapisan atmosfer. Menarik sekali, ya! 


Baca juga: Rotasi dan Revolusi Bumi - Perbedaan dan Akibatnya


Manfaat Atmosfer

Nah, sebagai lapisan udara yang menyelimuti bumi, atmosfer memiliki banyak fungsi dan manfaat terhadap bumi. Berikut beberapa manfaat atmosfer yang Sobat Pijar perlu tahu. 


  • Melindungi Bumi dari Panas Sinar Matahari Langsung dan Paparan Sinar UV, lapisan ozon yang ada dalam atmosfer mampu menyerap sinar matahari sehingga tidak langsung jatuh ke bumi. Tak hanya itu, lapisan ozon juga bisa menyerah sinar UV dari matahari yang berbahaya. 
  • Melindungi Bumi dari Benda-Benda Luar Angkasa, lapisan mesosfer dalam atmosfer memiliki suhu rendah yang bisa membuat benda-benda luar angkasa terbakar dan terurai menjadi debu sebelum jatuh ke bumi. 
  • Menjadi Wadah Fenomena Cuaca, atmosfer memiliki lapisan troposfer yang menjadi tempat terjadinya fenomena cuaca di bumi. 
  • Memiliki Kandungan Gas yang Bermanfaat untuk Makhluk Hidup, komponen penting yang ada dalam atmosfer adalah gas seperti oksigen, karbondioksida, uap air, dan sebagainya 


Urutan Lapisan Atmosfer dan Ciri-Ciri Lapisan Atmosfer


Seperti yang sebelumnya sudah disebutkan, atmosfer terdiri dari 5 lapisan, yaitu troposfer, stratosfer, mesosfer, termosfer, hingga eksosfer. Kelima lapisan atmosfer ini memiliki ciri dan fungsi yang berbeda-beda. Berikut penjelasannya. 


1. Troposfer

Urutan lapisan atmosfer dari yang paling dekat dengan bumi adalah troposfer. Lapisan troposfer memiliki ciri-ciri ketinggian mencapai 9–17 kilometer dari permukaan bumi dan menjadi tempat terjadinya fenomena cuaca seperti hujan, badai, dan sebagainya. 


Selain itu, ciri lapisan troposfer lainnya adalah pada lapisan ini berlaku hukum Gradient Thermic. Hukum Gradient Thermic merupakan hukum yang menyatakan adanya penurunan suhu sekitar 0,6 derajat celcius setiap kenaikan tinggi 100 m dari permukaan bumi. 


Makanya, jika Sobat Pijar naik gunung yang memiliki ketinggian ribuan meter dari permukaan laut, semakin kamu mendaki maka suhunya pun pasti menjadi semakin dingin. 


Dikarenakan berada paling dekat dengan permukaan bumi, lapisan troposfer berfungsi menjaga kestabilan udara dan panas permukaan bumi. Sebab, troposfer memiliki kandungan uap air dan karbondioksida. Selain itu, troposfer juga menjadi tempat berlangsungnya gejala cuaca yang penting untuk kehidupan di bumi. 


Nah, lapisan troposfer ini juga terbagi lagi menjadi beberapa sub lapisan, yaitu: 

  • Lapisan Planet Air, yaitu lapisan troposfer yang berada di ketinggian 0–1 kilometer di atas permukaan bumi. 
  • Lapisan Konveksi (Perputaran Udara), yaitu lapisan troposfer yang berada di ketinggian 1–8 kilometer di atas permukaan bumi.. 
  • Lapisan Tropopause, yaitu lapisan troposfer yang berada di ketinggian 8–12 kilometer di atas permukaan bumi. Lapisan tropopause merupakan lapisan pembatas antara troposfer dan stratosfer dan menjadi lapisan yang tidak memiliki udara. 


2. Stratosfer

Urutan lapisan atmosfer selanjutnya adalah lapisan stratosfer. Lapisan stratosfer merupakan lapisan atmosfer yang berada di kisaran ketinggian 12-50 kilometer dari permukaan bumi. 


Salah satu ciri lapisan stratosfer adalah memiliki lapisan ozon. Seperti yang sebelumnya sudah dijelaskan, lapisan ozon berperan penting dalam penyerapan cahaya matahari dan sinar UV supaya tidak langsung masuk ke permukaan bumi. Nah, karena penyerapan sinar UV ini, semakin meningkat ketinggian lapisannya, maka semakin meningkat juga suhu lapisan stratosfer.


Walaupun begitu, pergerakan udara di lapisan ini cukup tenang, guys. Lalu, di lapisan stratosfer juga tidak banyak awan dan tidak ada cuaca. Makanya, lapisan stratosfer ini biasanya menjadi lintasan pesawat terbang. 


Lapisan stratosfer dan lapisan mesosfer yang berada di atasnya pun tidak bersentuhan langsung, ya. Terdapat lapisan pemisah di antara keduanya yang disebut dengan lapisan stratopause. Lapisan stratopause ini memiliki suhu stabil di kisaran 5 derajat celcius. 


3. Mesosfer

Selanjutnya ada lapisan mesosfer, nih, Sobat Pijar. Lapisan mesosfer ini berada di ketinggian 50–80 kilometer di atas permukaan bumi. Nah, salah satu ciri lapisan mesosfer ini adalah adanya perubahan yang cukup ekstrim. 


Suhu bagian terendah lapisan mesosfer adalah 10 derajat celcius dan suhu tertingginya -85 derajat celcius. Hal ini pun membuat bagian atas lapisan mesosfer menjadi tempat terdingin yang ada di bumi. Wah, kebayang nggak sih sedingin apa itu? 


Kemudian, lapisan mesosfer juga memiliki penurunan suhu di tiap peningkatan ketinggiannya. Setiap jarak 100 meter maka suhu lapisan mesosfer akan berkurang 0,4°C. Nah, ketidakstabilan suhu pada lapisan ini juga berfungsi melindungi bumi dari benda luar angkasa, lho


Penurunan suhu setiap 100 meter ini ternyata membuat benda-benda luar angkasa yang mau masuk ke permukaan bumi terbakar dan berubah menjadi debu sebelum sampai ke bumi. 


Sama seperti lapisan atmosfer lainnya, mesosfer juga memiliki lapisan pembatas yang bernama mesopause. 


4. Termosfer

Urutan lapisan atmosfer keempat adalah lapisan termosfer. Termosfer merupakan lapisan atmosfer yang berada di ketinggian sekitar 80–700 kilometer di atas permukaan bumi. Sobat Pijar tahu aurora? Itu lho pendar cahaya yang menari-nari indah di langit. Nah, ternyata fenomena aurora ini terjadi pada lapisan termosfer, lho


Fenomena aurora dapat terjadi karena adanya proses ionisasi pada bagian terendah lapisan termosfer yang disebut dengan ionosfer. Proses ionisasi ini akan menimbulkan reaksi penambahan dan pengurangan elektron yang nantinya akan menghasilkan cahaya berwarna-warni yang indah. Cahaya tersebutlah yang menjadi aurora. 


Tak hanya itu, proses ionisasi pada lapisan ionosfer juga membuat termosfer memiliki muatan listrik. Hal inilah yang dimanfaatkan perusahaan media televisi dan radio sebagai wadah pemantulan gelombang radio.


Lapisan termosfer juga memiliki 3 bagian lapisan lainnya, yaitu: 

  • Lapisan Kennelly Heavyside (Lapisan E), yaitu lapisan termosfer pada ketinggian 100–200 kilometer dari permukaan bumi. 
  • Lapisan Appleton (Lapisan F), yaitu lapisan termosfer pada ketinggian 200–400 kilometer dari permukaan bumi. 
  • Lapisan Atom, yaitu lapisan termosfer pada ketinggian 400–800 kilometer dari permukaan bumi. 


5. Eksosfer

Lapisan atmosfer yang paling jauh dengan bumi adalah lapisan eksosfer. Lapisan eksosfer sendiri berada di ketinggian 700–10.000 kilometer dari permukaan bumi. Nah, di lapisan eksosfer inilah satelit Bumi mengorbit.

Dikarenakan letaknya yang paling tinggi, eksosfer menjadi lapisan atmosfer yang bersentuhan langsung dengan angin matahari. Oleh karena itu, lapisan eksosfer bersuhu tinggi, yaitu mencapai 2.200 derajat Celcius. 


Baca juga: Pengertian Ekosistem, Komponen Penyusun, dan Macam-Macamnya


__________________________________________


Itu dia 5 urutan lapisan atmosfer beserta ciri dan fungsinya yang perlu kamu tahu. Ternyata menarik sekali, ya, bumi yang kita tinggali. Tertarik ingin mempelajari materi-materi geografi lainnya? Tenang, Pijar Belajar punya banyak, kok, untuk kamu! 


Yuk, download Pijar Belajar sekarang dan cobain berbagai fitur menarik lainnya! 



Referensi: 

Earth's Atmosphere: A Multi-layered Cake, Earth Science Communications Team at NASA's Jet Propulsion Laboratory, https://climate.nasa.gov/news/2919/earths-atmosphere-a-multi-layered-cake/#:~:text=Earth's%20atmosphere%20has%20five%20major,%2C%20mesosphere%2C%20thermosphere%20and%20exosphere, 2019. 

Lapisan-lapisan Atmosfer, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia, https://sumber.belajar.kemdikbud.go.id/repos/FileUpload/Atmosfer-BPSMG/materi2.html.

Pengertian Atmosfer, Manfaat, dan Fungsinya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia, https://sumber.belajar.kemdikbud.go.id/repos/FileUpload/Atmosfer-BPSMG/materi1.html. 

Komposisi Gas Atmosfer, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia, https://sumber.belajar.kemdikbud.go.id/repos/FileUpload/Atmosfer-BPSMG/materi3.html.

Artikel Lainnya

 image

 image

 image

 image