Pertumbuhan dan Perkembangan Manusia - Faktor dan Tahapannya - Pijar Article
Paket Belajar
Blog
Tes Minat Bakat
Info Lainnya
Masuk

Share :

link iconwa iconfb icontwitter icon

Pertumbuhan dan Perkembangan Manusia - Faktor dan Tahapannya

| 0 minute read
Pertumbuhan dan Perkembangan Manusia - Faktor dan Tahapannya image

Selama menjalani proses kehidupan, manusia selalu mengalami pertumbuhan dan perkembangan, lho. Coba saja kamu lihat foto-foto kamu saat masih TK, pasti berbeda dengan kamu saat ini. Mulai dari badanmu yang semakin meninggi, wajah kita yang mungkin tidak se-chubby dulu, dan lain sebagainya. 


Kira-kira mengapa manusia mengalami pertumbuhan dan perkembangan, ya? Salah satu ciri-ciri makhluk hidup adalah mengalami pertumbuhan dan perkembangan, makanya pertumbuhan dan perkembangan manusia itu terjadi pada kita. 


Tapi, perbedaan pertumbuhan dan perkembangan itu apa, ya? Biar Sobat Pijar tidak bertanya-tanya lagi, simak penjelasan mengenai pertumbuhan dan perkembangan manusia berikut ini, yuk! 


Baca juga: Pengertian Perubahan Sosial Beserta Teori dan Contohnya


Perbedaan Pertumbuhan dan Perkembangan

Dalam siklus kehidupan manusia, terdapat dua hal yang melingkupinya, yaitu pertumbuhan dan perkembangan. Pertumbuhan dan perkembangan merupakan dua hal yang berbeda. 


Pertumbuhan merupakan bentuk perubahan yang terjadi pada fisik seseorang. Misalnya, seperti perubahan ukuran kakimu yang sebelumnya 36 menjadi 38, tinggi badan yang sebelumnya 50 kg menjadi 55 kg dan sebagainya. 


Berbeda dengan itu, perkembangan merupakan bentuk perubahan pada seseorang secara keseluruhan. Jadi, bukan hanya perubahan fisik saja melainkan juga perubahan mental dan kognitif seseorang. Misalnya, pada saat umur 2 tahun kamu belum bisa membaca dan menulis, tetapi sekarang kamu sudah mahir. 


Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan dan Perkembangan Manusia

Nah, pertumbuhan dan perkembangan manusia sendiri dipengaruhi oleh berbagai faktor, lho. Ada dua faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan manusia, yaitu faktor internal dan eksternal. 


1. Faktor Internal

Faktor internal merupakan faktor dalam yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan manusia. Faktor internal ini terbagi lagi menjadi 2 faktor, yaitu faktor gen dan hormon. 


Gen

Pernah tidak kamu bertanya-tanya kenapa badanmu tinggi seperti papa atau rambutmu keriting seperti mama? Ternyata, hal tersebut disebabkan oleh gen dalam tubuh, lho. 


Gen adalah bagian kromosom yang menjadi lokasi sifat-sifat keturunan. Nah, gen inilah yang mewarisi faktor keturunan seperti warna mata, bentuk rambut, warna kulit, tinggi badan, hingga kondisi metabolisme tubuh. 


Oleh karena itu, jika seseorang memiliki gen yang baik, maka pertumbuhan dan perkembangannya pun juga akan baik. Begitupun sebaliknya. 


Hormon

Selain gen, pertumbuhan dan perkembangan manusia juga dipengaruhi oleh hormon. Sama seperti gen, hormon juga berasal dari dalam tubuh kita. 


Namun, hormon bukanlah sesuatu yang diturunkan melainkan suatu zat yang dibentuk sendiri di bagian tubuh untuk mendukung kerja saraf dan organ tubuh kita, seperti hormon dopamin yang dihasilkan di otak dan juga hormon gastrin di lambung. 


Nah, kinerja hormon inilah yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan manusia. Semakin seimbang kinerja hormon kita, semakin baik juga pertumbuhan dan perkembangannya. 


2. Faktor Eksternal

Pertumbuhan dan perkembangan manusia pun juga dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal, seperti nutrisi dan gizi, serta lingkungan. Berikut adalah penjelasannya. 


Nutrisi dan Gizi

Nutrisi dan gizi dalam makanan merupakan sumber energi yang mendukung proses tumbuh dan kembang seseorang. Jika kebutuhan gizi dan nutrisi kita tak terpenuhi, proses tumbuh kembang pun menjadi terganggu, seperti badan susah tinggi, kurus kering, hingga susah konsentrasi dalam belajar. 


Oleh karena itu, kamu perlu memenuhi kebutuhan gizi dan nutrisi dengan menjaga kualitas makanan yang dikonsumsi, misalnya seperti banyak makan buah dan sayur serta minum air putih dan susu.


Lingkungan dan Aktivitas Harian

Faktor eksternal lainnya yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan manusia adalah lingkungan dan aktivitas harian. Berada di lingkungan yang bersih membuat kesehatan dan metabolisme tubuh terjaga sehingga proses tumbuh kembang berjalan dengan baik. 


Sedangkan, berada di lingkungan tidak bersih dapat menimbulkan berbagai penyakit yang berefek pada tumbuh kembang seseorang, seperti asma, hepatitis, hingga penyakit hati dan jantung. 


Selain itu, proses pertumbuhan dan perkembangan manusia juga dapat bekerja dengan baik jika didukung dengan aktivitas harian yang seimbang. Misalnya seperti menjaga kualitas tidur, rajin berolahraga, dan tidak mengesampingkan istirahat. 


Tahap Perkembangan Manusia


Tahap perkembangan manusia dapat diartikan sebagai siklus kehidupan, yaitu mulai dari lahir hingga menua. Nah, tahapan perkembangan dan pertumbuhan manusia umumnya terbagi menjadi 6 tahapan. Berikut penjelasannya. 


1. Masa Janin

Tahapan perkembangan manusia yang pertama adalah janin. Yup, masa janin merupakan tahap awal saat seseorang masih berada di dalam kandungan. Masa janin sendiri terbagi menjadi 3 tahap. 


Tahap pertama adalah trimester pertama ketika janin berusia 3 sampai 13 minggu. Pada masa ini, perkembangan struktur tubuh dan organ janin mulai terlihat, seperti terbentuknya telinga, mata, mulut, tangan, dan kaki. 


Lalu, tahap kedua adalah trimester kedua yang terjadi pada usia kehamilan 14–27 bulan. Pada masa ini, pertumbuhan tulang dan pergerakan janin sudah mulai terasa. Terakhir adalah trimester ketiga. Pada masa ini pertumbuhan janin sudah semakin sempurna dan siap dilahirkan. 


2. Masa Bayi

Setelah melalui tahap janin, tahapan perkembangan manusia selanjutnya adalah masa bayi. Pada masa ini seseorang sudah terlahir dalam wujud bayi. Siapa, nih, Sobat Pijar yang suka gemes sama bayi? 


Pada masa bayi, aktivitas harian seseorang masih perlu dibantu oleh orang sekitarnya, mulai dari disuapi makan hingga dimandikan, karena perkembangan kognitif belum sempurna. 


Walaupun begitu, pertumbuhan dan perkembangan juga mulai terlihat, seperti pertumbuhan fisik dalam hal tumbuh gigi dan rambut dan perkembangan kognitif seperti dapat menggerakan tangan dan kaki, mengangkat kepala, dan merespon ucapan dengan pekikan. 


3. Masa Kanak-Kanak

Nah, tahapan perkembangan selanjutnya adalah masa kanak-kanak. Masa kanak-kanak berada di rentang usia 2–6 tahun.


Beberapa perkembangan sudah mulai terlihat pada masa anak-anak, seperti mulai meniru ucapan dan tindakan orang-orang disekitarnya, bisa memilih sesuai dengan keinginan, hingga bisa berjalan dan berlari sendiri. 


Masa kanak-kanak juga dinilai sebagai masa golden age, yaitu masa yang tepat untuk menanamkan nilai dan kebiasaan baik kepada anak. Hal ini dikarenakan kemampuan berpikir kognitif anak sedang sangat berkembang di masa ini. 


4. Masa Remaja

Tahapan perkembangan manusia selanjutnya adalah masa remaja. Tahap remaja terjadi pada usia 12 atau 13 tahun dan berakhir pada usia akhir belasan tahun atau awal dua puluhan tahun.


Masa remaja juga dikenal dengan masa puber. Pada masa ini, seseorang biasanya sudah mulai merasakan perkembangan fisik dan mental yang signifikan, seperti mulai tumbuhnya dada pada perempuan, tumbuhnya bulu pubis, dan juga membesarnya pinggul. 


Ciri-ciri pertumbuhan dan perkembangan manusia pada masa remaja lainnya adalah peningkatan emosional yang tidak menentu, munculnya ketertarikan kepada lawan jenis, dan juga perasaan khawatir dalam mencari jati diri. 


5. Masa Dewasa

Setelah melewati tahapan remaja, tahapan perkembangan selanjutnya adalah masa dewasa. Pada masa dewasa ini, pola pikir dan fisik seseorang sudah semakin berkembang, seperti dapat membedakan benar dan salah, dan sebagainya. 


Kemudian, pada tahap dewasa seseorang juga sudah dapat diberikan tanggung jawab untuk menentukan pilihan hidupnya. Tahap dewasa ini berlangsung sejak usia 20 hingga 60 tahun. 


6. Masa Dewasa Akhir (Manula)

Tahap perkembangan manusia yang terakhir adalah masa dewasa akhir atau manula. Tahap dewasa akhir dimulai sejak usia 60 hingga rata-rata 80 tahun. Pada tahap ini perkembangan dan pertumbuhan seseorang sudah mulai menurun. 


Salah satunya seperti menurunnya stamina dalam beraktivitas, kesulitan bergerak dengan cepat, kekuatan mulai menurun, dan juga kemampuan kognitif yang menurun dan mudah lupa. Hal ini dikarenakan pada masa dewasa akhir sistem saraf otak, otot dan kerja organ mulai menurun. 


Tahap dewasa akhir ini merupakan tahapan akhir pada kehidupan seseorang yang diakhiri dengan kematian. 


Baca juga: Biografi Isaac Newton Sang Penemu Hukum Newton dan Gravitasi


------------------------------------------------------------------------------------------------------------


Seperti itulah Sobat Pijar perkembangan dan pertumbuhan manusia terjadi dalam kehidupan kita. Terkadang perubahan memang terasa menakutkan, ya? Tapi, kamu tak perlu khawatir, pertumbuhan dan perkembangan merupakan hal yang pasti dan wajar terjadi, kok. 


Ingin tahu informasi tentang perkembangan makhluk hidup lainnya? Yuk, pelajari berbagai materi tentang makhluk hidup dan materi Biologi lainnya bersama Pijar Belajar! Pijar Belajar menyediakan berbagai video pembelajaran, materi, dan latihan soal yang lengkap dan bisa kamu akses kapan pun dan dimana pun. 


Yuk, download Pijar Belajar sekarang juga! 



Referensi: 

Human Growth and Development, LibreTexts, https://bio.libretexts.org/Bookshelves/Human_Biology/Book%3A_Human_Biology_(Wakim_and_Grewal)/23%3A_Human_Growth_and_Development#:~:text=The%20following%20stages%20of%20life,childhood%2C%20adolescence%2C%20and%20adulthood, 2022. 


The Changing Nature Of Children's Health Development: New Challenges Require Major Policy Solutions, Neal Halfon, dkk, https://www.researchgate.net/publication/269413348_The_Changing_Nature_Of_Children's_Health_Development_New_Challenges_Require_Major_Policy_Solutions. 2014. 


What’s the Difference Between Growth and Development?, Ivy Prep Team, https://www.ivyprep.org/growth-and-development/, 2018. 


Difference Between Growth and Development, Tripti Shriva, https://www.psychologydiscussion.net/psychology/difference-between-growth-and-development/1811. 


Pembelajaran 6: Pertumbuhan dan Perkembangan Makhluk Hidup, Dr Martina Restuati, M. Si, https://cdn-gbelajar.simpkb.id/s3/p3k/Biologi/Perpembelajaran/BIOLOGI-PB6.pdf. 

Artikel Lainnya

 image

 image

 image

 image