Pengertian Kelangkaan Ekonomi beserta Penyebab, Cara Mengatasi, dan Contohnya - Pijar Article
Paket Belajar
Blog
Tes Minat Bakat
Info Lainnya
Masuk

Share :

link iconwa iconfb icontwitter icon

Pengertian Kelangkaan Ekonomi beserta Penyebab, Cara Mengatasi, dan Contohnya

| 0 minute read
Pengertian Kelangkaan Ekonomi beserta Penyebab, Cara Mengatasi, dan Contohnya image

Masih ingatkah kamu dengan kelangkaan minyak goreng yang membuat masyarakat beramai-ramai berburu minyak dan menimbunnya di rumah? Tahukah kamu, ternyata fenomena itu merupakan salah satu contoh kelangkaan ekonomi. 


Kelangkaan itu apa ya? Apakah itu berarti perekonomian Indonesia sudah hampir punah? Supaya kita tidak bertanya-tanya lagi, simak pembahasan mengenai kelangkaan ekonomi, penyebab, dan cara mengatasinya berikut ini, ya. 


Baca juga: Pengertian Perubahan Sosial Beserta Teori dan Contohnya




Pengertian Kelangkaan Ekonomi


Kalau kamu mendengar kata langka, kira-kira apa hal yang terbesit di benakmu? Sesuatu yang hampir habis? Hal tersebut ada benarnya juga, lho. 


Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kelangkaan adalah suatu perihal langka atau sesuatu yang jarang didapati atau jarang ditemukan. Misalnya, seperti hewan yang hampir punah dan jarang ditemukan, maka dapat diartikan bahwa hewan tersebut mengalami kelangkaan. 


Lalu, apakah kelangkaan ekonomi itu sama seperti kelangkaan flora fauna? Ternyata keduanya berbeda, lho. Pengertian kelangkaan dalam ilmu ekonomi adalah suatu keadaan yang menunjukan ketidak seimbangan antara jumlah alat pemenuh kebutuhan yang terbatas dengan kebutuhan manusia yang tidak terbatas.


Oleh karena itu, kelangkaan ekonomi dapat diartikan sebagai suatu kondisi saat kebutuhan masyarakat tidak tercukupi oleh sumber daya yang terbatas. Misalnya, seperti kebutuhan akan gas elpiji yang terus-menerus ada tetapi jumlah ketersediaan gasnya terbatas. 


Ciri-Ciri Kelangkaan Ekonomi

Lantas, seperti apa, ya, ciri-ciri kelangkaan ekonomi itu? Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, kelangkaan ekonomi merupakan suatu keadaan saat kebutuhan tak bisa terpenuhi atau sulit terpenuhi karena kurangnya alat pemenuh kebutuhan. 


Oleh karena itu, ciri-ciri kelangkaan ekonomi bisa ditandai dengan beberapa hal berikut. 

  1. Sumber daya sulit diperoleh sehingga penggunaannya sangat terbatas. 
  2. Harga permintaan melonjak naik karena jumlah barang terbatas, misalnya seperti pembelian masker di awal masa pandemi yang mendadak melonjak sehingga harganya melambung naik dengan barang yang terbatas. 


Contoh Kelangkaan Ekonomi

Sebenarnya, kalau Sobat Pijar perhatikan kelangkaan ekonomi sering kita jumpai, lho. Beberapa contoh kelangkaan ekonomi diantaranya seperti kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM), kelangkaan bahan pangan, hingga kelangkaan air bersih di beberapa daerah di Indonesia. 


Tak hanya kelangkaan yang berhubungan dengan barang, contoh kelangkaan ekonomi juga bisa terjadi pada non barang, lho. Contohnya seperti kelangkaan lapangan pekerjaan. 


Pandemi yang melanda dunia pada akhir tahun 2019 lalu ternyata berdampak besar terhadap perekonomian dunia, salah satunya dalam hal lapangan pekerjaan. Menurunnya perekonomian di masa pandemi membuat banyak perusahaan melakukan PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) kepada karyawannya. 


Hal ini pun juga terjadi di Indonesia, lho. Efisiensi karyawan atau PHK ini membuat banyak masyarakat Indonesia kesulitan mencari lapangan pekerjaan. Di samping semakin sedikit perusahaan yang membuka lapangan pekerjaan, persaingan di antara pelamar kerja pun semakin ketat. Hal ini pun membuat kelangkaan lapangan kerja terjadi. 


Penyebab Kelangkaan Ekonomi

Nah, kira-kira apa ya penyebab kelangkaan ekonomi itu terjadi dalam masyarakat? Apakah karena tidak adanya pertimbangan ketersediaan barang dengan kebutuhan? 


Ternyata tidak juga, lho. Kelangkaan ekonomi terjadi karena beberapa faktor. Kelangkaan sumber daya dilihat dari sudut ekonomi disebabkan oleh faktor-faktor berikut ini. 


1. Faktor Letak Geografis

Indonesia merupakan negara dengan karakteristik wilayah yang berbeda-beda. Ada wilayah yang tanahnya subur dan mampu ditanami sayur mayur, tetapi ada juga wilayah yang tanahnya kurang subur tetapi banyak menghasilkan minyak bumi. 


Perbedaan inilah yang membuat ketersediaan sumber daya menjadi tak merata di seluruh wilayah dan membuat kelangkaan ekonomi menjadi tak terhindari. 


2. Faktor Pertumbuhan Penduduk

Semakin cepat pertumbuhan penduduk suatu wilayah, semakin besar pula kebutuhan yang tercipta. Oleh karena itu, penyebab kelangkaan ekonomi selanjutnya dapat disebabkan oleh faktor pertumbuhan penduduk yang terus meningkat. 


3. Faktor Kemampuan Produksi

Penyebab kelangkaan ekonomi lainnya adalah adanya faktor menurunnya kemampuan produksi. Misalnya, kebutuhan masyarakat akan beras adalah sebanyak 10 ribu ton per bulan. 


Akan tetapi, ketersediaan tenaga kerja petani berkurang dan padi sebagai bahan baku sedang tidak subur. Akhirnya, kebutuhan beras pun menjadi tidak terpenuhi. 


4. Faktor Perkembangan Teknologi

Faktor kelangkaan ekonomi lainnya adalah perkembangan teknologi. Tidak semua wilayah memiliki perkembangan teknologi yang sama. Oleh karena itu, tak jarang kelangkaan ekonomi muncul akibat kurang berkembangnya teknologi di suatu wilayah. 


5. Faktor Bencana Alam

Selain adanya dampak kerusakan dan jiwa, bencana alam juga dapat memunculkan kelangkaan ekonomi. Hal ini dikarenakan bencana alam membuat terputusnya distribusi bahan pokok dan kebutuhan lainnya sehingga kelangkaan ekonomi pun tak terhindari. 


Dampak Kelangkaan Ekonomi

Ternyata, kelangkaan ekonomi dapat menimbulkan dampak negatif dalam masyarakat, lho. Berikut beberapa dampak kelangkaan ekonomi yang perlu Sobat Pijar tahu. 


1. Kemiskinan

Salah satu dampak kelangkaan ekonomi yang dapat dirasakan masyarakat adalah kemiskinan. Yup, betul sekali. Kelangkaan ekonomi akan membuat masyarakat sulit untuk memenuhi kebutuhannya. Hal ini pun membuat mereka rela mengorbankan banyak hal untuk mendapatkan kebutuhan tersebut, contohnya seperti mengambil pinjaman. 


Hal tersebut pun tak jarang membuat finansial masyarakat menjadi menurun. Mereka yang tak bisa melunasi pinjaman akan kehilangan harta benda lainnya dan akhirnya terjerat kemiskinan. Tak hanya itu, kelangkaan ekonomi juga akan membuat perekonomian semakin menurun. 


2. Meningkatnya Kriminalitas

Seperti yang sebelumnya sudah dijelaskan, kelangkaan ekonomi akan membuat masyarakat melakukan berbagai cara untuk memenuhi kebutuhannya. Nah, bukan nggak mungkin, lho, cara yang digunakan ternyata kejam dan termasuk dalam kriminalitas. 


Misalnya, seperti mencuri, merampas, menjarah, hingga mungkin membunuh untuk mendapatkan kebutuhannya. Mengerikan sekali, ya.


3. Harga Barang Semakin Mahal

Kelangkaan ekonomi juga akan berdampak pada naiknya harga-harga kebutuhan. Dalam hukum permintaan ekonomi, disebutkan bahwa semakin tinggi permintaan, maka semakin tinggi juga harga barang. 


Nah, hal inilah yang akan terjadi pada saat kelangkaan ekonomi. Contohnya seperti meningkatnya harga minyak gorang karena persediaannya yang mulai langka di pasaran. 


4. Pengangguran Meningkat

Kemudian, dampak kelangkaan ekonomi juga bisa meningkatkan jumlah pengangguran. Kelangkaan ekonomi akan membuat perputaran ekonomi menjadi lesu karena daya beli masyarakat menurun. Hal ini pun akan berimbas pada perusahaan, sehingga mereka melakukan efisiensi karyawan atau PHK. 


Cara Mengatasi Kelangkaan Ekonomi


Setelah kita memahami faktor penyebab kelangkaan ekonomi, hal berikutnya yang perlu kita pahami adalah cara mengatasinya. Jika kelangkaan ekonomi dibiarkan, berbagai dampak negatif pun dapat bermunculan, salah satunya seperti kriminalitas dan kemiskinan. 


Berikut adalah beberapa cara mengatasi kelangkaan ekonomi yang bisa kamu terapkan: 


1. Menghemat Penggunaan Sumber Daya

Cara mengatasi kelangkaan ekonomi yang pertama adalah dengan menghemat penggunaan sumber daya. Dengan berhemat, sumber daya kita menjadi tak terbuang sia-sia dan dapat dialokasikan untuk pengolahan lainnya. 


Contohnya terlihat pada kelangkaan pertalite untuk kendaraan bermotor. Kita bisa coba berhemat dengan mengurangi penggunaan kendaraan bermotor supaya pertalite tak cepat habis. 


2. Menciptakan Barang Substitusi

Cara mengatasi kelangkaan ekonomi lainnya adalah dengan menciptakan barang substitusinya. Barang substitusi merupakan barang pengganti yang memiliki guna sama dengan barang aslinya. 


Contohnya adalah untuk mengatasi kelangkaan bensin dan minyak bumi, kita bisa coba beralih menggunakan mobil dan motor listrik. Dengan begitu, kita tetap bisa menggunakan kendaraan bermotor tanpa menghabiskan sumber dayanya. 


3. Melestarikan Sumber Daya Alam

Kemudian, cara lain yang bisa dilakukan untuk mengatasi kelangkaan ekonomi adalah dengan membiasakan diri melestarikan sumber daya alam. Dengan melestarikan sumber daya alam kita, ketersediaan sumber daya tersebut dapat terjaga dengan baik. 


Misalnya seperti memulai pelestarian hutan dan sumber air untuk mencegah terjadinya kelangkaan air di masyarakat. 


_________________________________________________


Gimana? Apakah penjelasan mengenai kelangkaan ekonomi, penyebab, dan cara mengatasinya sudah bisa kamu pahami? Yuk, coba asah pemahamanmu terkait materi kelangkaan ekonomi dengan menjawab berbagai latihan soal yang ada di Pijar Belajar


Pijar Belajar merupakan platform belajar untuk SD, SMP, dan SMA yang memuat banyak materi serta latihan soal. Kamu pun bisa mulai berlangganan Pijar Belajar hanya dengan 10 ribu, lho!


Yuk, download Pijar Belajar di sini! 



Referensi: 

https://sumber.belajar.kemdikbud.go.id/repos/FileUpload/Kelangkaan-Yani/Cara-Mengatasi-Kelangkaan.html

http://repositori.kemdikbud.go.id/22086/1/X_Ekonomi_KD-3.1_Final.pdf 

Artikel Lainnya

 image

 image

 image

 image